Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

BERPETUALANG DENGAN TUHAN DI TENGAH PENDERITAAN

 "Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, karena barang siapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa"  ( 1 Petrus 4:1) Banyak orang percaya yang punya cara pikir salah tentang penderitaan, bahkan banyak yang menganggap bahwa penderitaan adalah kutuk yang harus di patahkan dalam hidup.  Padahal penderitaan sejatinya adalah sebuah proses pemurnian dan pendewasaan dari Tuhan.  Salah satu perangkap iblis bagi kita adalah menebarkan ketakutan, termasuk takut menderita. hal ini membuat banyak orang percaya yang tidak siap iman, mental dan pikirannya ketika diijinkan Tuhan ada dalam penderitaan.  Ketidaksiapan ini menjadi celah sehingga iblis mudah menaburkan bibit pemberontakan, amarah dan ketawaran hati kepada Tuhan.  Padahal jika punya cara pandang yang benar, kita akan lebih rela, ikhlas dan bersukacita di tengah kesukaran. Paulus co...

UNUSUAL PRAISE

DOA & PUJIAN YANG MEMBUKA PINTU DAN MELEPASKAN BELENGGU Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji pujian kepada Allah dan orang orang hukuman lain Mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi sendi penjara itu goyah dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. (Kisah para rasul 16:25-26 TB) Ini adalah kesaksian Paulus dan Silas yang ditangkap karena hasutan dari orang orang yang tidak suka kepada mereka, karena mereka memberitakan injil Kerajaan Allah, sehingga sesuai dengan perintah, maka kepala penjara di Filipi ini memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Bayangkan dengan situasi dan kondisi penjara yang bau, pengap dan tentunya dikelilingi oleh para tawanan yang ganas ganas dan yang mulutnya penuh persungutan, tetapi Paulus dan Silas yang sudah dipenuhi dan diurapi dengan Kuasa Roh Kudus ini ...

MASTERMIND DI BALIK KEHIDUPAN KITA

Tidak seorangpun yang bisa memenangkan permainan Catur hanya dengan melakukan gerakan melangkah maju terus,tetapi‎ dia akan bergerak dalam Strategi yang kadang harus melangkah mundur, memutar, ‎bahkan terkadang mengorbankan beberapa buah perwira caturnya untuk tujuan kemenangan. Demikian pula dengan kehidupan kita, tidak selamanya harus melangkah ke depan terus, ‎tetapi terkadang kita harus perlu mundur selangkah untuk mengambil langkah yang lebih strategis. Seringkali juga kita harus mengorbankan sesuatu milik kita yang berharga, sesuatu yang menyakitkan dan membuat akan lebih sedih. Semua itu kita lakukan dengan sebuah Kesadaran bahwa Kesuksesan Sejati itu membutuhkan Pengorbanan. ‎ Jika hari-hari ini sepertinya kehidupan anda berjalan "mundur", maka jangan takut, apalagi stress, ‎tetapi pakailah waktu-waktu ini sebagai bahan evaluasi untuk mengambil langkah yang lebih tepat untuk meraih masa depan yang jauh lebih baik. Percayalah ‎saat kita tetap lakukan yang t...

DINAMIS DAN TERUS BERGERAK

“Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu ...............” (Kis 17:28) Dulu dunia hiburan sangatlah sederhana: Gambar diam di latar belakangi suara narator sudah sangat menghibur dan menjadi acara yang di tunggu². Namun era sudah berubah, gambar diam di buat bergerak, jadilah Kartun Animasi, dan‎ masih mengalami perkembangan terus menjadi Gambar Animasi 3D dan 4D, yang se-olah² tampak Nyata dan Hidup. Perkembangan ke depan entah apa lagi, y‎ang jelas dunia Terus Bergerak,‎ Oleh karenanya, ‎kita harus jadi orang² yang DINAMIS. Apakah DINAMIS itu?‎ DINAMIS adalah Sikap untuk Terus Berkembang, Terus Belajar, Berpikir Cerdas, Giat Bekerja, Penuh Kreasi, Selalu Bergerak, dan Meningkatkan Diri ke arah yang Lebih Baik.‎ Di zaman yang Persaingannya sangat Ketat seperti sekarang ini, Pilihannya bukan Maju atau Mundur, ‎tapi Maju Selangkah atau Maju Lima langkah? Pilihannya bukan lagi Baik atau Buruk, ‎tapi Bai...

ANTUSIAS KE RUMAH TUHAN

  Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."    (Mazmur 122:1) Jika diminta menyebutkan nama tempat yang ingin kita kunjungi, pasti kita sudah bisa memberikan jawaban dan jawaban nya pasti beragam. Bagaimana dengan tempat ibadah? Apakah kira-kira kita akan memberi respons yang sama, seperti contoh di atas...? Pernyataan menarik disampaikan oleh Daud dalam mazmurnya. Ia merespons dengan sukacita ketika orang mengajaknya pergi ke rumah Tuhan.  Tentulah ada alasan mendasari respons Daud, antara lain: ia melihat orang-orang bersyukur, ada otoritas yang diberikan bagi keluarga Daud, dapat berdoa bagi kesejahteraan bangsa pilihan Tuhan, dan bertemu dengan saudara-saudara seiman, seraya berharap mereka mengalami kebaikan dari Tuhan (ay. 2-9).  Selain itu, Daud tentu mengerti bahwa di "rumah TUHAN" ia dapat menikmati hadirat-Nya yang sangat menenteramkan. Tak heran jika Daud pernah berkata: "S...

MENDENGARKAN

Taukah kita, mengapa kita sebagai manusia, memiliki satu mulut dan dua telinga? Artinya: kita memiliki indera pendengar lebih banyak daripada indera pengucap. Kita sering berlatih dan belajar bagaimana berbicara,bahkan ada kelas khusus Public Speaking, bagaimana menjadi pembicara yang handal, berbicara efektif, dan sebagainya.Di sisi lain, sangat jarang bahkan kalau boleh di bilang LANGKA,ada kelas atau materi khusus "Bagaimana Menjadi Pendengar yang Baik?" Padahal kemampuan mendengarkan (tentunya dengan perhatian) adalah salah satu keahlian dalam hidup.Jika kita mampu memiliki keahlian mendengarkan, kita mampu menangkap informasi dengan baik. Profesi seperti salesman, dokter, konsultan atau apapun, pasti memerlukan kemampuan mendengarkan dengan baik.Banyak hal buruk dapat di hindari jika kita mau mendengarkan lebih banyak, ketinbang nyerocos berbicara. Komunikasi akan terjalin dengan baik jika kedua belah pihak sama-sama memiliki kemampuan berbicara (memberi info...