Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

MELEPAS UNTUK MENDAPATKAN

"Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." (Kejadian 32: 26) "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku." (2 Korintus 12: 9)   Mengikut Tuhan adalah perjalanan penyerahan total, melepaskan kendali dan merangkul rencana-Nya. Ini bukan kelemahan, melainkan tindakan iman yang teguh, percaya jalan Tuhan lebih tinggi dari kita. Dalam Kejadian 32:7-26, kita belajar dari Yakub yang meminta berkat dalam pergulatan di tenda. Yakub menerima berkat dan identitas baru dari Allah. "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang" (Kejadian 32:27-28). Kehidupan kita ibarat anyaman, di mana ben...

TUHAN YANG PEGANG

"Karena itu, janganlah kamu khawatir tentang hari esok, karena hari esok mempunyai kekhawatirannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:34) Ira Forest Stanphill adalah penyanyi Kristen dan komposer lagu-lagu rohani. Tahun 1976 ia didiagnosis menderita kanker ganas yang telah menyerang seperempat dari otaknya. Diagnosis itu membuat dirinya hancur dan merasa hidupnya akan segera berakhir. Tetapi ia bangkit dari kegundahannya dan melangkah dengan mantap. Ia tetap teguh dalam imannya dan berserah kepada Tuhan. Atas peristiwa yang dialami itu ia menciptakan sebuah lagu yang syair-syairnya begitu indah, menguatkan banyak orang di seluruh dunia. Penggalannya seperti ini, "Tak kutahu kan hari esok namun langkahku tetap. Bukan surya kuharapkan, karena surya kan lenyap. O tiada kugelisah akan masa menjelang, kuberjalan serta Yesus maka hatiku tenang ...." Stanphill masih hidup tujuh belas tahun setelah diagnosis itu. Ia tutup usia di tahun ...

KEKAYAAN DAN RASA CUKUP

Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya -- juga itu pun karunia Allah (Pengkotbah 5:19) Jika seorang menerima kekayaan dan harta benda dari Allah, dan ia diizinkan menikmati kekayaan itu, haruslah ia merasa bersyukur dan menikmati segala hasil kerjanya. Itu adalah juga pemberian Allah (Pengkotbah 5:19 BIS) Pengkhotbah adalah kitab yang bergulat dengan makna hidup dan sifat harta benda yang hanya sementara. Ayat ini sesuai dengan tema tersebut dengan menyatakan bahwa kebahagiaan sejati tidak datang dari kekayaan saja, tetapi dari menemukan kepuasan dan tujuan hidup . Ayat ini menawarkan perspektif tentang kekayaan dan menemukan kepuasan dalam hidup. Pengkotbah 5:19 menjelaskan bahwa kekayaan dan harta benda bisa merupakan berkat Tuhan, jikalau disikapi dengan benar. Ayat ini menekankan penerimaan situasi kita ("bahagiannya") dan menemukan kebahag...