Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

FOGO

Di tengah hiruk pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang menarik perhatian: FOGO , atau Fear Of Going Out. Berbeda dengan FOMO (Fear Of Missing Out) yang mendorong kita untuk terus berpartisipasi agar tidak ketinggalan, FOGO justru menarik kita ke dalam cangkang kenyamanan rumah, menjauhkan kita dari interaksi sosial dan dunia luar. Kecemasan akan keramaian, ketidakpastian, atau bahkan sekadar kelelahan, bisa menjadi pemicu FOGO . Kita mungkin merasa lebih aman dan terkontrol di dalam "benteng" pribadi kita. Namun, sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk melampaui batasan-batasan ini.  Matius 28:19-20 dengan tegas menyatakan: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Ayat ini, yang dikenal sebagai Amanat Agung, buk...

FOMO ROHANI: Penyakit Rohani Abad Ini?

Apakah Kita Lebih Mengejar "Tampak" Rohani Daripada "Sungguh" Rohani? Dalam kehidupan rohani, kita seringkali dihadapkan pada berbagai kegiatan, pelayanan, dan ajakan untuk terlibat dalam banyak hal. Melihat orang lain aktif dalam berbagai pelayanan, mengikuti banyak seminar, atau tampak sangat bersemangat dalam ibadah, terkadang memunculkan perasaan tertinggal atau Fear Of Missing Out (FOMO ROHANI) . Kita jadi terdorong untuk melakukan semua hal yang orang lain lakukan, khawatir kehilangan berkat atau dianggap kurang rohani jika tidak terlibat. Namun, mari kita ingat firman Tuhan dalam Matius 11:28-30: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan." Ayat ini mengingatkan kita bahwa inti dari kehidupan rohani bu...

KESIBUKAN (BUSY)

Lukas 10:38-42, kita melihat kisah tentang Marta dan Maria. Marta sibuk sekali melayani Yesus, sementara Maria duduk di kaki-Nya dan mendengarkan perkataan-Nya. Marta merasa terganggu dan meminta Yesus menegur Maria. Namun, jawaban Yesus sungguh menohok: "Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya." Kisah ini begitu relevan dengan kehidupan kita saat ini. Di era serba cepat ini, kita seringkali terperangkap dalam pusaran kesibukan. Pekerjaan, keluarga, media sosial, berbagai tuntutan dan aktivitas seolah berlomba-lomba menarik perhatian dan waktu kita. Kita mudah merasa bersalah jika tidak terus bergerak dan produktif. Tanpa kita sadari SETAN sering menggunakan jebakan KESIBUKAN sebagai BELENGGU untuk menjauhkan kita dari KEINTIMAN dengan TUHAN.  B-U-S-Y /Kesibukan = Berada di bawah belenggu Setan. * B eing (Berada) * U nder (di bawah) * S atan (Setan) * Y oke (Belenggu) Namun, Firman Tuhan mengingatkan kita tentang prioritas yan...