Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN." (Mazmur 122:1)
Jika diminta menyebutkan nama tempat yang ingin kita kunjungi, pasti kita sudah bisa memberikan jawaban dan jawaban nya pasti beragam. Bagaimana dengan tempat ibadah? Apakah kira-kira kita akan memberi respons yang sama, seperti contoh di atas...?
Pernyataan menarik disampaikan oleh Daud dalam mazmurnya. Ia merespons dengan sukacita ketika orang mengajaknya pergi ke rumah Tuhan.
Tentulah ada alasan mendasari respons Daud, antara lain: ia melihat orang-orang bersyukur, ada otoritas yang diberikan bagi keluarga Daud, dapat berdoa bagi kesejahteraan bangsa pilihan Tuhan, dan bertemu dengan saudara-saudara seiman, seraya berharap mereka mengalami kebaikan dari Tuhan (ay. 2-9).
Selain itu, Daud tentu mengerti bahwa di "rumah TUHAN" ia dapat menikmati hadirat-Nya yang sangat menenteramkan. Tak heran jika Daud pernah berkata: "Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain" (Mzm. 84:11). Ya, ia begitu mencintai rumah Tuhan!
Tentu tidak salah kita dengan antusias berkunjung ke tempat tertentu yang kita sukai. Namun, jangan sampai mencoret rumah ibadah dari daftar tempat yang membuat kita bersukacita saat datang ke sana! Mengapa? Karena di rumah Tuhanlah, kita dapat "berjumpa" dengan Tuhan, yang dapat memberi kelegaan, kekuatan dan penghiburan yang sejati, lebih dari yang dunia tawarkan! AMEN.
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA. 🙏
Amin. Terima kasih Ps Lenny.
BalasHapusTuhan Yesus Memberkati🙏