Mazmur 69:31-32 TB
[31] Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur.
[32] pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan, dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah.
Sesungguhnya, mempersembahkan (korban) syukur kepada Tuhan, baik dalam bentuk perenungan dan doa, musik dan nyanyian, maupun ucapan pujian atau perkataan bibir kita itu TIDAK HANYA DIKENAN OLEH ALLAH, tetapi akan "dikembalikan" oleh Allah Bapa kita sebagai berkat dan keuntungan bagi diri kita sendiri.
Selama hampir 100 tahun terakhir, para ahli syaraf meneliti dan menemukan bahwa syaraf otak manusia itu memiliki plastisitas, atau disebut 'Neuroplasticity'.
Artinya, secara luar biasa ajaib, Allah telah menciptakan otak kita dengan KEMAMPUAN untuk TERUS BERTUMBUH dan BERUBAH! (Roma 12:2 - pembaruan budi, renewing/transformation of mind).
Nah, bagaimana caranya kemampuan itu menjadi kenyataan?
Salah satu cara yang telah TERBUKTI secara ilmiah adalah dengan UCAPAN SYUKUR.
Ketika kita belajar _TERUS-MENERUS MENGUCAPKAN (korban) SYUKUR dalam SEMUA TANTANGAN dan SITUASI HIDUP_ kita sehari-hari...
- ketika perkataan orang lain kurang enak didengar,
- ketika upaya kita tidak dihargai orang lain
- ketika pasangan tidak setia kepada janji nikahnya,
- ketika keuangan keluarga tidak dalam kondisi baik,
- ketika anak-anak terasa kurang menghormati kita,
- dan lain sebagainya...
sesungguhnya kita sedang *membentuk dan memperbarui otak kita.*
Tahukah Saudara apa yang dihasilkan oleh pembaruan itu?
Ini beberapa contohnya:
* Otak menjadi makin sehat sehingga lebih cerdas
* Menjadi terbuka, positif, sukacita dan percaya diri
* Merasa puas (content), tabah menghadapi masalah, serta fokus dan dapat mengambil keputusan yang tepat
* Imunitas naik, jantung lebih sehat dan menjaga tekanan darah
* Bahkan dapat memperbaiki otak yang cedera, dan lain sebagainya.
Itu sebabnya Allah "suka" bila kita mempersembahkan pujian kepada-Nya lebih daripada mempersembahkan "sapi dan lembu jantan" (harta)
Apalagi kalau persembahan "sapi dan lembu jantan" itu diberikan dengan gerutu dan karena kewajiban!
Ucapan korban syukur tidak hanya menyenangkan hati Allah, tetapi juga memberi manfaat bagi kita semua. GBU SW
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih atas komentarnya