Tidak ada kasih yang
lebih besar daripada ini, yakni seseorang memberikan nyawa nya demi sahabat- sahabatnya. (Yohanes 15:13)
Kunci Sukses:
Jika kita bisa berkorban, Tuhan hendak melatih kita untuk taat melakukan firman-Nya sebagai bukti kasih kepada Tuhan
Sampai kapan pun kita tidak akan pernah sanggup mengukur kasih Tuhan, “betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus….” (Efesus 3:18). Bukti terbesar kasih Tuhan kepada kita adalah rela mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita. Pengorbanan Tuhan untuk kita sungguh tiada terbatas!
Dengan apakah kita membalas kasih Tuhan? Karena Ia sudah terlebih dahulu mengasihi kita sedemikian rupa, kita pun harus mengasihi Dia dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan kita. Bukti nyata orang mengasihi Tuhan adalah taat melakukan firman-Nya. Jangan katakan kita mengasihi Tuhan bila kita tidak taat melakukan kehendak-Nya! Mengasihi Tuhan harus ada bukti nyata. Yesus berkata, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” (Yohanes 14:15) dan “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” (Yohanes 14:21).
Berkorban tenaga, waktu dan dana, memberikan persembahan, persepuluhan dan menolong sesama adalah bukti bahwa kita mengasihi Tuhan. Namun sesungguhnya Tuhan tidak mengingini uang atau harta kita karena Dialah Pemilik segalanya. Bahkan Tuhan “yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati,” (2 Korintus 9:10-11). Jadi jika kita bisa berkorban, Tuhan hendak melatih kita untuk taat melakukan firman-Nya sebagai bukti kasih kepada Tuhan.
INGAT KASIH-NYA
INGAT KEBAIKAN-NYA
INGAT PENGORBANAN-NYA
AMEN 🙏🙂
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih atas komentarnya