Langsung ke konten utama

GAGAL PAHAM

Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah! –(Matius 22:29)
Dalam Matius 22, para pemimpin agama menyerang Yesus di depan orang banyak dengan serangkaian pertanyaan yang bertujuan untuk mempermalukan Dia di muka umum (ay. 15). Kristus pun menjawab mereka dengan hikmat yang tidak terbantahkan, dan para pemimpin agama itu gagal dalam usaha mereka untuk mempermalukan diri-Nya.

Yesus pernah memperingatkan betapa mudahnya kita gagal memahami hal-hal mendasar. Para pemimpin agama, dalam usaha untuk menjebak dan mencemarkan nama Yesus pada minggu Dia disalibkan, mengajukan sebuah skenario mengada-ada mengenai wanita yang sudah menjanda tujuh kali (Mat. 22:23-28). Yesus menjawab dengan menegaskan bahwa dilema rumit itu bukan masalah sama sekali. Justru masalahnya, mereka tidak “mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!” (ay. 29). Yesus menekankan bahwa Kitab Suci tidak dimaksudkan untuk menjawab persoalan logika atau filsafat. Tujuan utama Alkitab adalah untuk menuntun kita agar mengenal dan mengasihi Yesus serta agar kita “mempunyai hidup yang kekal” di dalam Dia (Yoh. 5:39 ). Itulah hal-hal mendasar yang luput dari pemahaman para pemimpin agama tersebut.

Kita pun sering gagal memahami hal-hal mendasar. Perjumpaan dengan Yesus yang hidup adalah tujuan utama dari Alkitab. Sungguh memilukan jika kita gagal memahaminya.

Komentar