(Kisah.20:35)
"Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan : Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."
KEBAHAGIAAN itu mirip seperti Oksigen,
*Ketersediaannya di bumi ini sangat berlimpah, bahkan selalu tersedia.
Apabila seseorang mengalami kesulitan menghirup oksigen, pasti itu bukan karena oksigennya sudah langka, melainkan karena telah terjadinya gangguan di dalam sistem saluran pernapasannya.
Demikian pula,
jika kita kesulitan untuk BERBAHAGIA,
pasti bukan karena persediaan kebahagiaan sudah langka tapi karena telah terjadi gangguan di daIam saluran rohani kita.
Ibarat saluran pipa yang mampet saja....
Langkah Pertama untuk MENIKMATI KEBAHAGIAAN :
BELAJAR MENCUKUPKAN DIRI DALAM SEGALA KEADAAN DAN BERHENTI MEMBANDING-BANDINGKAN DIRI DENGAN ORANG LAIN.
(Filipi 4:11)
"Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan."
Orang yang selalu Bersyukur adalah orang yang bisa menikmati Keindahan Dunia dan arti KEBAHAGIAAN HIDUP.
Jadi syukuri saja apa yang telah kita miliki, bukan malah membandingkan dengan apa yang tidak kita miliki, agar KEBAHAGIAAN selalu Mengisi Kehidupan.
Sesuatu tampak indah karena belum kita miliki....
(2 Korintus 10:12)
"Memang kami tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka !"
Kapankah KEBAHAGIAAN akan di dapatkan,
kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki ?
Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR dengan berkat yang sudah kita miliki.
Ciptakanlah *rasa syukur dalam hati, agar *kita bisa MEMBAHAGIAKAN diri kita sendiri,
Bukan kejadian yang membuat kita BAHAGIA atau tidak,
kita harus memilih di antara keduanya.
(1 Tesalonika 5:18)
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
Kemarin sudah lalu, esok belum tiba,
kita hanya punya satu hari, yaitu HARI INI,
Jangan sesali KETIDAK BAHAGIAAN yang di alami, tetapi buat sekarang BAHAGIA, agar kelak tidak menyesali KETIDAK BAHAGIAAN hari ini.
(Matius 6:34)
"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
Separuh dari dunia salah menebak arah dalam berburu KEBAHAGIAAN,
Mereka pikir kebahagiaan itu isinya adalah MEMILIKI, MENGAMBIL, DAN DI LAYANI, PADAHAL KEBAHAGIAAN ADALAH SAAT BISA MEMBERI DAN MELAYANI.
(Yakobus 1:27)
"Ibadah yang murni dan yang tak bercacat dihadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda² dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia."
GBU.SW
Amin. Terima kasih Ps Samuel. Tuhan Yesus memberkati🙏🙏
BalasHapus