" Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat". (Efesus 5:16).
Paulus menggolongkan orang menjadi dua jenis: bebal dan arif, dengan melihat cara mereka memanfaatkan waktu. Orang bebal lebih senang menggunakan waktunya untuk mencari kesenangan diri, bukan kesenangan Tuhan.
Mereka hidup dalam percabulan,
kejahatan, keserakahan, kemabukan. Sementara orang arif menanggapi karya Roh Kudus dalam hatinya sehingga mereka memanfaatkan waktu semaksimal mungkin bagi kemuliaan Tuhan.
Paulus mengingatkan jemaat untuk memanfaatkan waktu dengan baik mengingat zaman ini adalah zaman yang jahat.
Lagi pula bukankah waktu yang kita miliki adalah karunia Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan? Dengan demikian jelaslah bahwa waktu bagi kita bukan sekadar kesempatan untuk mencari kesenangan atau uang. Apalagi menjadikannya kesempatan untuk bermalas-malasan.
Bagi seorang kristiani, waktu adalah Kristus: tidak ada waktu yang tidak dipergunakan untuk menyatakan kemuliaan Tuhan.
MENGINVESTASIKAN WAKTU BAGI KRISTUS MEMBERI KEUNTUNGAN KEKAL.
"TUHAN YESUS MEMBERKATI " GBU. LS.
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih atas komentarnya